Dicanangkan, Program Nasionai Deteksi Kanker Rahim dan Payudara

INSYA ALLAH HABBATUSSAUDA MENCEGAH DAN MENGOBATI KANKER PAYUDARA. AMIN

HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 EMAIL: binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id

===

JAKARTA, SENIN – Ibu Ani Yudhoyono mencanangkan Program Nasional Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara, yang merupakan jenis kanker yang banyak diderita perempuan di Indonesia.

Program nasional tersebut dicanangkan di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta, Senin (21/4), bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Pencanangan yang bertema “Selamatkan Perempuan Indonesia Dari Kanker Melalui Deteksi Dini” itu juga dihadiri oleh Istri Wakil Presiden, Mufidah Jusuf Kalla, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, dan juga istri-istri para menteri Kabinet Indonesia Bersatu.

Pada pencanangan tersebut, Departemen Kesehatan (Depkes) menyumbangkan bantuan berupa alat deteksi dini kepada enam kabupaten, yaitu Deli Serdang, Gresik, Kebumen, Gunung Kidul, Karawang, dan Gowa. Depkes juga menyumbangkan mobil mammografi kepada RS Kanker Dharmais.

Menurut rencana, pada acara pencanangan yang dimulai pukul 10.00 WIB itu, Ibu Negara juga akan meninjau fasilitas dan ruang pemeriksaan di RS Dharmais. Berdasarkan data 2001, penyakit kanker merupakan penyebab kematian kelima di Indonesia dan terus mengalami peningkatan.

Pada 2007, penderita kanker tertinggi di Indonesia adalah kanker
payudara yang diikuti oleh kanker leher rahim. Berdasarkan data Globocan, International Agency for Research on Cancer (IARC) 2002, kanker payudara menempati urutan pertama dari seluruh kanker pada perempuan dengan penemuan kasus baru 22,7 persen dan jumlah kematian 14 persen per tahun dari seluruh penyakit kanker yang diderita perempuan di dunia.

Kanker rahim menempati urutan kedua dengan temuan kasus baru 9,7 persen dan jumlah kematian 9,3 persen dari seluruh kanker pada perempuan di dunia. Meski belum diketahui pasti insiden kanker di Indonesia, namun berdasarkan data Globocan tersebut, pada 2002 didapatkan perkiraan  penderita kanker payudara sebesar 26 per 100.000 perempuan dan kanker leher rahim sebesar 16 persen per 100.000 perempuan.

Menurut Departemen Kesehatan, salah satu alasan semakin berkembangnya penyakit kanker tersebut adalah rendahnya cakupan deteksi dini.
AC
Sumber : Antara

http://www.kompas.com/read/xml/2008/04/21/09585380/dicanangkan.program.nasionai.deteksi.kanker.rahim.dan.payudara

Kanker Payudara Kian Mengancam

KURANGI RESIO DAN OBATI KANKER PAYUDARA DENGAN MENGKONSUMSI HABBAT`S CAFE SECARA RUTIN. MINUMLAH KOPI HABBATUSSAUDA… JANGAN YANG LAIN…, KARENA HABBATUSSAUDA MENGOBATI SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI – MUSLIM) … SEDANGKAN KAFEIN BERBAHAYA BAGI KESEHTAN. PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP: 085227044550

===

KANKER payudara tampaknya makin menakutkan saja bagi para wanita. Mereka yang berpotensi mengalami penyakit ini diprediksikan akan terus meningkat. Bila tidak ada perbaikan signifikan dari faktor gaya hidup dan kemajuan teknik pengobatan, para ahli memperkirakan pada tahun 2024 nanti satu dari tujuh wanita akan terkena kanker payudara.

Proyeksi bakal meningkatnya jumlah penderita kanker payudara diungkap sebuah riset terbaru para ahli dari Genesis Breast Cancer Prevention Centre di Manchester, Inggris. Riset menyebutkan, faktor gaya hidup menjadi kunci dalam perkembangan kanker ini. Penelitian juga menyatakan, risiko para wanita yang membawa sejenis gen pemicu kanker payudara di Inggris telah meningkat secara dramatis dalam 60 tahun terakhir.

Di Inggris, saat ini diproyeksikan satu dari 10 wanita mengalami penyakit kanker payudara menjelang usia 80 tahun. Peneliti memperkirakan proyeksi ini akan meningkat menjadi satu dari tujuh wanita mengalami kanker dalam 16 tahun mendatang.

Untuk menekan pertumbuhan risiko kanker payudara, pimpinan riset Professor Gareth Evans menyarankan para wanita untuk menikah lebih awal serta mengindari penggunaan obat-obat hormon dan kontrasepsi dalam jangka panjang. Para ahli juga menganjurkan para wanita lebih rajin berolahraga dan menerapkan pola diet yang sehat.

Dalam risetnya, Evans melibatkan 1.442 wanita yang memiliki gen-gen pemicu kanker payudara, yakni BRCA1 dan BRCA2. Sekitar satu dari 500 orang diyakini memiliki gen yang telah bermutasi yang meningkatkan risiko kanker payudara hingga 85-90 persen.


“Peningkatan kasus kanker payudara ini terefleksi dalam populasi secara umum. Pada 1984 hanya satu dari 13 wanita diproyeksikan mengalami kanker payudara dalam hidupnya. Pada 2004, angkanya mencapai satu dalam 10, dan jika rata-rata ini meningkat diprediksikan pada 2024 nanti satu dari tujuh wanita di Inggris akan mengalami kanker payudara menjelang 80 tahun.

“Ini dapat diartikan bahwa akan ada tambahan korban 4.000 orang yang meninggal bila tidak ada perbaikan signifikan dalam hal pengobatan,” ujar Evans yang juga memublikasikan risetnya dalam BMC Cancer Journal.

AC
Sumber : BBC

sumber:

http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/02/11360967/kanker.payudara.kian.mengancam.

MINUMLAH KOPI HABBATUSSAUDA… JANGAN YANG LAIN…, KARENA HABBATUSSAUDA MENGOBATI SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI – MUSLIM) … SEDANGKAN KAFEIN BERBAHAYA BAGI KESEHTAN. PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP: 085227044550

Ketika Sel-sel Kanker Membeku

INSYA ALLA DENGAN NIGELLA PLUS PENYAKIT KANKER DAN TUMOR BISA DIOBATI.

Nigella Plus Racikan tepat Habbatussauda + Hulbah + Ginseng sangat tepat untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Amin. Pemesanan hubungi Bin Muhsin HP: 085227044550 / 021-91913103 HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI – MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)

===

Oleh EVY RACHMAWATI

Di usia paruh baya, segudang penyakit menyerang tubuh Robiyanto. Sel-sel kanker menggerogoti paru-parunya. Aktivitas kerja yang ditekuninya pun terhenti. Rasa putus asa mendera tatkala segala macam pengobatan yang dijalani tak juga membuahkan hasil memuaskan.

Kebiasaannya merokok sejak kecil, sekitar kelas 5 SD, merupakan pangkal masalah kesehatannya. Selama puluhan tahun ia menghabiskan satu hingga dua bungkus rokok keretek setiap hari. ”Di mana pun berada, saya sulit lepas dari rokok. Abu rokok berserakan di seluruh penjuru rumah. Di kamar tidur pun saya merokok,” ujar pria berusia 55 tahun itu.

Beberapa tahun silam, sang istri didiagnosis menderita kanker paru-paru stadium lanjut. Namun, istrinya enggan menjalani kemoterapi dan terapi lain hingga mengembuskan napas terakhir pada tahun 2003. Sepeninggal istrinya, Robiyanto dihantui rasa bersalah karena merasa kecanduannya merokoklah penyebab pendamping hidupnya terserang tumor ganas.

Ia pun terbenam dalam penyesalan. Untuk melampiaskan rasa bersalah, pria berkulit putih itu makin larut dalam kebiasaan merokok. Setiap hari, ia bisa menghabiskan empat bungkus rokok ditambah beberapa gelas kopi. Seisi rumahnya pun dipenuhi pekatnya asap rokok. ”Saya kehilangan semangat hidup sepeninggal istri saya,” kata Robiyanto.

Hal itu mengakibatkan kondisi kesehatannya memburuk hingga akhirnya ia terserang stroke pada Oktober 2006. Separuh tubuhnya lumpuh. Dalam rangkaian pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit St Carolus Jakarta, paru-parunya dibiopsi. Hasilnya menunjukkan, sel-sel kanker menggerogoti tubuhnya dan telah memasuki stadium lanjut. Jantungnya juga bocor.

Berkat dorongan keluarganya, semangat Robiyanto untuk sembuh agar bisa beraktivitas secara normal mulai bangkit. Namun, harapannya untuk sembuh nyaris pupus ketika tim medis dari rumah sakit kanker di Jakarta tak bisa menemukan induk sel-sel kankernya. Ia lalu beralih berobat ke Singapura dan akhirnya diketahui induk kankernya di kepala dan paru-paru.

Di Singapura, tumor ganas di kepala pria humoris ini diangkat. Sedangkan tumor ganas di bagian paru-paru tidak berani dioperasi lantaran lokasinya tersembunyi dan dekat dengan organ vital, yaitu area jantung. Pengobatan dilanjutkan dengan kemoterapi. Meski telah menjalani tiga tahapan kemoterapi, tumornya terus membesar.

”Setiap dikemoterapi, rasanya sangat tidak enak, terasa mual, rambut rontok. Pemulihannya butuh waktu agak lama,” kata Robiyanto. Setelah kemoterapi tak membuahkan hasil memuaskan, ia kemudian beberapa kali mencoba terapi target, tetapi juga tidak sanggup mematikan sel kanker di bagian paru. Padahal, ia telah menghabiskan uang hingga ratusan juta rupiah untuk terapi.

Ia lalu memutuskan menghentikan segala jenis terapi sejak Oktober lalu dan cuma pasrah menunggu hari terakhir. Sehari-hari, ia hanya mengonsumsi suplemen. Akibat terkena komplikasi stroke, masalah jantung, dan kanker, ia sering sesak napas. Untuk berjalan ke ruang makan saja sulit sekali dia lakukan. ”Beberapa bulan tidak berobat, tumor membesar dua kali lipat dari lima sentimeter jadi 10 cm,” ujarnya.

Atas anjuran kerabatnya, ia mencoba menjalani terapi cryo (pembekuan sel-sel kanker hingga suhu -100° Celsius) di Pusat Kanker Rumah Sakit Gading Pluit, Jakarta. Sebelum diterapi cryo, ia terlebih dulu diperiksa dengan ultrasonografi (USG) dan pencitraan untuk mengetahui secara tepat posisi tumornya.

Setelah dibius lokal, bagian dadanya ditusuk dengan empat jarum hingga mengenai tumor ganas berbentuk padat yang ada di paru-parunya. Melalui jarum itu, gas helium (He) dialirkan ke tubuh untuk mendinginkan tumor dalam tubuhnya hingga minus 150° Celsius. Setelah membeku, gas argon (Ar) disuntikkan agar suhu tubuh kembali normal. Untuk membekukan tumor, proses pendinginan dan pemanasan itu diulang sekali lagi.

Usai diterapi, ia mengaku tidak lagi sesak napas. ”Saya sempat khawatir terapinya tidak bisa dilakukan karena sehari sebelumnya saya sesak napas sampai harus dipasang alat bantu pernapasan,” ujarnya. Ternyata proses pemulihan pascaoperasi sangat cepat. Sehari setelah diterapi, ia bisa berbicara dengan lancar dan sesak napasnya jauh berkurang.

Tanpa bedah

Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia maupun di Indonesia. Di negara maju, sebagian besar pasien datang pada stadium rendah. Sebaliknya, di Indonesia dan sejumlah negara berkembang lain, pasien datang pada stadium lanjut. Banyak pasien baru tahu terserang kanker saat berobat untuk jenis penyakit lain.

Sebenarnya pada stadium dini, harapan hidup lima tahun tanpa penyakit mencapai lebih dari 50 persen. Pada stadium rendah, operasi dapat segera dilakukan dan pada keadaan tertentu juga dapat dilakukan operasi pengangkatan tumor.

Sedangkan pada stadium lanjut, pengobatan lebih bersifat paliatif atau memfokuskan pada upaya mempertahankan kualitas hidup. Pada stadium ini mungkin hanya bisa dilakukan biopsi dan terapi paliatif, baik dengan radiasi maupun pengobatan medik. Untuk kemoterapi, dulu hanya beberapa obat saja yang dikenal, sementara saat ini banyak jenis obat baru seperti golongan taxane dan gemcitabine. Kini datang obat baru golongan terapi target yang penggunaannya hanya boleh sesuai indikasi dan tepat guna.

Kini di Indonesia diterapkan terapi cryo, salah satu cara diagnosis dan pengobatan baru terhadap penyakit yang hingga kini belum ditemukan obatnya itu. Terapi ini berfungsi membekukan sel tumor dengan cara membekukannya. Terapi ini biasanya dilakukan dengan memakai media jarum untuk mendinginkan tumor sampai -100° Celsius.

Menurut Ketua Asosiasi Bedah Cryo Internasional Prof Franco Lugnani, terapi dingin pada pasien tidak perlu dengan pembedahan pada organ tubuh yang terserang sel kanker. ”Jadi, terapinya dilakukan dengan mencari lokasi kanker itu melalui CT-scan, lalu jarum cryo ditusukkan lewat permukaan kulit,” ujarnya dalam seminar bertema ”Recent Advances in Cancer Diagnosis & Therapy” di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ahli terapi cryo dari Rumah Sakit Kanker Fuda Guangzhou Prof Xu Ke Cheng menjelaskan, terapi ini cocok digunakan pada pasien kanker yang telah memasuki stadium lanjut yang gagal diterapi dengan operasi dan kemoterapi. Di China, mayoritas pasien berobat ketika kankernya sudah stadium tiga dan empat.

Dari sejumlah kasus penderita kanker yang ditanganinya, terapi pembekuan ternyata lebih efektif dan banyak berhasil ketimbang operasi pengangkatan. Sejauh ini, jenis kanker yang bisa diterapi cryo antara lain kanker prostat, kanker hati, dan kanker paru yang ada pada stadium dua. Terapi ini terutama digunakan pada tumor padat berukuran besar—diameter lebih dari 2 sentimeter—bukan tumor yang ada dalam aliran darah.

Selama ini pengobatan kanker cenderung dilakukan dengan cara ”pemanasan” (melibatkan unsur panas dalam prosesnya). Pengobatan ini membutuhkan pemulihan lama dan efek samping seperti mual dan rambut rontok. ”Ternyata dengan (proses) pendinginan, hasilnya cukup efektif dan bisa dilakukan berulang kali. Untuk menghindari komplikasi, jarum harus ditusukkan pada lokasi yang tepat,” tambahnya.

Sebenarnya ”terapi dingin” ini bukan hal baru dalam dunia kedokteran. Terapi ini sudah ditemukan sekitar seabad silam dalam metode pembedahan. Namun, cara itu mulai ditinggalkan lantaran sistem pendinginan turut membekukan jaringan sel yang masih sehat di sekitar tumor sehingga menimbulkan banyak komplikasi.

Pada awal 1990-an, metode terapi cryo berhasil disempurnakan dengan dukungan teknologi canggih. Jadi, terapi itu tidak bisa diterapkan tanpa alat deteksi seperti CT-scan dan ultrasonografi. ”Kini mulai dikembangkan terapi cryo dengan intervensi minimal melalui media jarum,” kata ahli terapi cryo dari RS Kanker Fuda Guangzhou, China, Associate Professor Niu Lizhi.

”Dengan invasi minimal, maka efek samping pascaterapi pembekuan bisa diminimalisasi. Di China metode ini telah digunakan kepada ribuan pasien, termasuk penderita yang takut dioperasi,” kata Niu. Masa pemulihan pascabedah cryo cukup singkat. Bahkan, banyak pasien kondisinya pulih hanya dalam waktu dua hari.

Terapi ”pendinginan”, menurut Associate Professor dari Universitas Bern, Switzerland, Hans U Baer, juga sangat bermanfaat untuk mengatasi kanker pankreas yang sulit diobati. Keberadaan terapi ini bagian dari upaya paliatif yang memberi harapan bagi penderita kanker untuk mengurangi rasa sakit.

SUMBER:

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/03/28/02154023

Nigella Plus Racikan tepat Habbatussauda + Hulbah + Ginseng sangat tepat untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Amin. Pemesanan hubungi Bin Muhsin HP: 085227044550 / 021-91913103 HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI – MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)

Saatnya Mencegah Kanker Serviks

CEGAH DAN ATASI KANKER DENGAN HABBATUSSAUDA INSYA ALLAH SEMBUH. AMIN

HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 EMAIL: binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id

===

KANKER merupakan salah satu jenis penyakit yang sudah tak asing lagi ditelinga. Berbagai jenis kasus baru ditemukan, namun jenis kasus kanker manakah yang paling tinggi prevalensinya, khususnya di kalangan perempuan? Dan bagaimanakah cara untuk mencegahnya?

Belakangan ini mulai marak terdengar berita-berita mengenai kenker serviks. Apakah sebenarnya kanker serviks?
Seberapa seringkah kanker serviks terjadi pada perempuan Indonesia? Kanker serviks (cervical cancer)
adalah kanker yang terjadi pada area leher rahim atau serviks. Serviks merupakan bagian rahim yang
berhubungan dengan vagina.

Kanker serviks merupakan kanker nomor dua yang paling sering menyerang perempuan di seluruh dunia. Dan juga
merupakan kanker kedua yang paling sering menyebabkan kematian. Di Indonesia sendiri, diperkirakan setiap
harinya terjadi 41 kasus baru kenker serviks dan 20 perempuan meninggal dunia karena penyakit tersebut.
Tingginya angka ini biasanya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan kesadaran akan bahaya kanker serviks.

Kanker serviks cenderung muncul pada perempuan berusia 35-55 tahun, namun dapat pula muncul pada perempuan
dengan usia yang lebih muda. Penyebab dari kanker ini adalah virus yang dikenal sebagai Human papilloma
virus
(HPV), yaitu sejenis virus yang menyerang manusia. Terdapat 100 tipe HPV di mana sebagian besar
tidak bahaya, tidak menimbulkan gejala yang terlihat dan akan hilang dengan sendirinya. Infeksi HPV paling
sering terjadi pada kalangan dewasa muda (18-28 tahun).

Perkembangan HPV ke arah kanker serviks pada infeksi pertama tergantung dari jenis HPV-nya. HPV tipe risiko
rendah atau tinggi dapat menyebabkan kelainan yang disebut pra kanker. Tipe HPV yang berisiko rendah
hampir tidak berisiko, tapi dapat menimbulkan genital warts (penyakit kutil kelamin).

Walaupun sebagian besar infeksi HPV akan sembuh dengan sendirinya dalam 1-2 tahun karena adanya sistem
kekebalan tubuh alami, namun infeksi yang menetap yang disebabkan oleh HPV tipe tinggi dapat mengarah pada
kenker serviks. Dan dapat berkembang tanpa terkontrol dan dapat menjadi tumor.

Gejala kanker serviks pada kondisi pra-kanker ditandai dengan ditemukannya sel-sel abnormal di bagian bawah
serviks yang dapat dideteksi melalui tes Pap Smear, atau yang baru-baru ini disosialisasikan yaitu dengan
Inspeksi Visual dengan Asam Asetat. Sering kali kanker serviks tidak menimbulkan gejala. Namun bila sudah
berkembang menjadi kanker serviks, barulah muncul gejala-gejala seperti pendarahan serta keputihan pada
vagina yang tidak normal, sakit saat buang air kecil dan rasa sakit saat berhubungan seksual.

HPV dapat menginfeksi semua orang karena HPV dapat menyebar melalui hubungan seksual. Wanita yang
berhubungan seksual dibawah usia 20 tahun serta sering berganti pasangan beresiko tinggi terkena infeksi.
Namun hal ini tak menutup kemungkinan akan terjadi pada wanita yang telah setia pada satu pasangan saja.

Saat ini kanker serviks dapat dicegah dengan pemberian vaksin HPV. Langkah ini dapat membantu memberikan
perlindungan terhadap beberapa tipe HPV yang dapat menyebabkan masalah dan komplikasi seperti kanker
serviks dan genital warts. Vaksin ini sebaiknya diberikan pada perempuan muda sedini mungkin, karena
tingkat imunisasi tubuh serta pertumbuhan dan reproduksi sel di area serviks masih sangat baik.

Vaksinasi merupakan metode deteksi dini sebagai upaya mencegah kanker serviks. Melalui vaksinasi semakin
besar kesempatan disembuhkannya penyakit ini dan semakin besar kemungkinan untuk menekan angka kasus
kanker serviks yang mengancam kaum perempuan. Untuk itu, segera hubungi dokter anda untuk membantu
pencegahan kanker serviks. Ayo bantu cegah kanker serviks sekarang!

M2-09

SUMBER:

http://www.kompas.com/read/xml/2008/01/31/10223635

Saatnya Mencegah Kanker Serviks

CEGAH DAN ATASI KANKER DENGAN HABBATUSSAUDA INSYA ALLAH SEMBUH. AMIN

HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 EMAIL: binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id

===

KANKER merupakan salah satu jenis penyakit yang sudah tak asing lagi ditelinga. Berbagai jenis kasus baru ditemukan, namun jenis kasus kanker manakah yang paling tinggi prevalensinya, khususnya di kalangan perempuan? Dan bagaimanakah cara untuk mencegahnya?

Belakangan ini mulai marak terdengar berita-berita mengenai kenker serviks. Apakah sebenarnya kanker serviks?
Seberapa seringkah kanker serviks terjadi pada perempuan Indonesia? Kanker serviks (cervical cancer)
adalah kanker yang terjadi pada area leher rahim atau serviks. Serviks merupakan bagian rahim yang
berhubungan dengan vagina.

Kanker serviks merupakan kanker nomor dua yang paling sering menyerang perempuan di seluruh dunia. Dan juga
merupakan kanker kedua yang paling sering menyebabkan kematian. Di Indonesia sendiri, diperkirakan setiap
harinya terjadi 41 kasus baru kenker serviks dan 20 perempuan meninggal dunia karena penyakit tersebut.
Tingginya angka ini biasanya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan kesadaran akan bahaya kanker serviks.

Kanker serviks cenderung muncul pada perempuan berusia 35-55 tahun, namun dapat pula muncul pada perempuan
dengan usia yang lebih muda. Penyebab dari kanker ini adalah virus yang dikenal sebagai Human papilloma
virus
(HPV), yaitu sejenis virus yang menyerang manusia. Terdapat 100 tipe HPV di mana sebagian besar
tidak bahaya, tidak menimbulkan gejala yang terlihat dan akan hilang dengan sendirinya. Infeksi HPV paling
sering terjadi pada kalangan dewasa muda (18-28 tahun).

Perkembangan HPV ke arah kanker serviks pada infeksi pertama tergantung dari jenis HPV-nya. HPV tipe risiko
rendah atau tinggi dapat menyebabkan kelainan yang disebut pra kanker. Tipe HPV yang berisiko rendah
hampir tidak berisiko, tapi dapat menimbulkan genital warts (penyakit kutil kelamin).

Walaupun sebagian besar infeksi HPV akan sembuh dengan sendirinya dalam 1-2 tahun karena adanya sistem
kekebalan tubuh alami, namun infeksi yang menetap yang disebabkan oleh HPV tipe tinggi dapat mengarah pada
kenker serviks. Dan dapat berkembang tanpa terkontrol dan dapat menjadi tumor.

Gejala kanker serviks pada kondisi pra-kanker ditandai dengan ditemukannya sel-sel abnormal di bagian bawah
serviks yang dapat dideteksi melalui tes Pap Smear, atau yang baru-baru ini disosialisasikan yaitu dengan
Inspeksi Visual dengan Asam Asetat. Sering kali kanker serviks tidak menimbulkan gejala. Namun bila sudah
berkembang menjadi kanker serviks, barulah muncul gejala-gejala seperti pendarahan serta keputihan pada
vagina yang tidak normal, sakit saat buang air kecil dan rasa sakit saat berhubungan seksual.

HPV dapat menginfeksi semua orang karena HPV dapat menyebar melalui hubungan seksual. Wanita yang
berhubungan seksual dibawah usia 20 tahun serta sering berganti pasangan beresiko tinggi terkena infeksi.
Namun hal ini tak menutup kemungkinan akan terjadi pada wanita yang telah setia pada satu pasangan saja.

Saat ini kanker serviks dapat dicegah dengan pemberian vaksin HPV. Langkah ini dapat membantu memberikan
perlindungan terhadap beberapa tipe HPV yang dapat menyebabkan masalah dan komplikasi seperti kanker
serviks dan genital warts. Vaksin ini sebaiknya diberikan pada perempuan muda sedini mungkin, karena
tingkat imunisasi tubuh serta pertumbuhan dan reproduksi sel di area serviks masih sangat baik.

Vaksinasi merupakan metode deteksi dini sebagai upaya mencegah kanker serviks. Melalui vaksinasi semakin
besar kesempatan disembuhkannya penyakit ini dan semakin besar kemungkinan untuk menekan angka kasus
kanker serviks yang mengancam kaum perempuan. Untuk itu, segera hubungi dokter anda untuk membantu
pencegahan kanker serviks. Ayo bantu cegah kanker serviks sekarang!

M2-09

SUMBER:

http://www.kompas.com/read/xml/2008/01/31/10223635

HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 EMAIL: binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id

Sakit Gusi Pertanda Awal Kanker?

INSYA ALLAH DENGAN NIGELLA PLUS SAKIT KANKER BISA DI CEGAH DAN DIOBATI. AMIN.

Nigella Plus Racikan tepat Habbatussauda + Hulbah + Ginseng sangat tepat untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Amin. Pemesanan hubungi Bin Muhsin HP: 085227044550 / 021-91913103 HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI – MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)

=======

BAGI Anda yang pernah mengalami problem dengan gusi sebaiknya mulai waspada. Penyakit gusi, baik yang dialami perokok maupu non-perokok, ternyata dapat menjadi sebuah isyarat akan bertambahnya risiko mengidap kanker.

Para peneliti dari Imperial College London Inggris dalam laporannya, Senin (26/5) menyatakan penyakit gusi berkaitan dengan bertambahnya kemungkinan mengidap sejumlah penyakit seperti kanker paru, kanker ginjal, pankreas dan kanker darah.

Seperti dimuat jurnal Lancet Oncology, kesimpulan itu diambil para peneliti setelah melakukan riset dan analisis terhadap catatan kesehatan 50 ribu orang pria Amerika sejak 1986.

Hasil penelitan menunjukkan, besarnya risiko mengidap kanker tak hanya berlaku pada perokok yang mengalami problem gusi . Hadirnya penyakit gusi pada pria non-perokok pun dapat menandakan bertambahnya risiko kanker.

Menurut riset, mereka yang punya sejarah penyakit gusi mengalami penambahan risiko kanker sebesar 14 persen ketimbang yang tak pernah mengalaminya. Penyakit gusi juga dihubungkan dengan peningkatan risiko 30 persen mengidap kanker paru, sedangkan risiko kanker ginjal dan kelenjar pankreas bisa naik hingga 50 persen. Untuk jenis kanker yang menyerang sel darah, risiko akan meningkat hingga 30 persen di antara pria pengidap penyakit gusi.

Sementara itu, pria pengidap sakit gusi non-perokok tidak akan mengalami peningkatan risiko mengidap kanker paru. Namun begitu, risiko mereka sedikit lebih besar untuk jenis kanker lain dan rata-rata risiko yang sama untuk kanker darah.

Ada beragam teori yang dapat menjelaskan mengapa hadirnya penyakit gusi berkaitan dengan penyakit lainnya. Menurut para ahli, orang yang mengalami infeksi pada gusi melepaskan sejenis enzim yang menjadi tanda bahwa peradangan mungkin akan menyebar ke bagian tubuh lain. Selain itu, ada indikasi bawa bakteri yang berkaitan dengan penyakit gusi dapat menimbulkan masalah pada bagian tubuh lainnya.

Pimpinan riset Dr Dominique Michaud, menyatakan adanya peningkatan risiko mengalami kanker darah dapat kaitan dengan sistem kekebalan tubuh. Para ahli mengindikasikan, kehadiran yang rutin penyakit gusi bisa menjadi pertanda lemahnya sistem kekebalan tubuh yang juga dapat mempermudah terjadinya kanker.

“Temuan ini mungkin dapat mewakili kesamaan fungsi kekebalan serta respon terhadap peradangan , yang akhirnya berujung pada kerentanan tubuh terhadap penyakit baik penyakit periodontal maupun kanker hematologis,’ ujarnya.

Walau begitu, mereka mengatakan ada kemungkinan bahwa penyakit gusi yang sudah lama diderita akan memicu perubahan sistem kekebalan yang justru membantu kanker tumbuh, atau bakteri dari gusi dalam langsung menyebabkan kanker dalam jaringan mulut atau kerongkongan ketika tertelan.

AC
Sumber : BBC

http://www.kompas.com/read/xml/2008/05/28/15331413/sakit.gusi.pertanda.awal.kanker

Nigella Plus Racikan tepat Habbatussauda + Hulbah + Ginseng sangat tepat untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Amin. Pemesanan hubungi Bin Muhsin HP: 085227044550 / 021-91913103 HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI – MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)

TUMOR

Habbatussauda obat segala macam penyakit kecuali kematian (HR. Bukhari - Muslim) Tumor (berasal dari tumere bahasa Latin, yang berarti “bengkak”), merupakan salah satu dari lima karakteristik inflamasi. Namun, istilah ini sekarang digunakan untuk menggambarkan pertumbuhan jaringan biologis yang tidak normal. Pertumbuhannya dapat diogolongkan sebagai ganas (“malignant”) atau jinak (“benign”).

Tumor ganas disebut kanker. Kanker memiliki potensi untuk menyerang dan merusak tissue yang berdekatan dan menciptakan metastasis. Tumor jinak tidak menyerang tissue berdekatan dan tidak menyebarkan benih metastasis, tetapi dapat tumbuh secara lokal menjadi besar. Mereka biasanya tidak muncul kembali setelah penyingkiran melalui operasi.

Berdasarkan tissue awal, tumor dapat dibagi menjadi:

Tumor epithelial dianggap ganas bila dia menembus basal lamina dan dianggap jinak bila tidak.

Tumor disebabkan oleh mutasi dalam DNA sel. Sebuah penimbunan mutasi dibutuhkan untuk tumor dapat muncul. Mutasi yang mengaktifkan onkogen atau menekan gen penahan tumor dapat akhirnya menyebabkan tumor. Sel memiliki mekanisme yang memperbaiki DNA dan mekanisme lainnya yang menyebabkan sel untuk menghancurkan dirinya melalui apoptosis bil DNA rusak terlalu parah. Mutasi yang menahan gen untuk mekanisme ini dapat juga menyebabkan kanker. Sebuah mutasi dalam satu oncogen atau satu gen penahan tumor biasanya tidak cukup menyebabkan terjadinya tumor. Sebuah kombinasi dari sejumlah mutasi dibutuhkan.

DNA microarray dapat digunakan untuk menentukan apakah oncogene atau gen penahan tumor telah termutasi. Di masa depan kemungkinan tumor dapat dirawat lebih baik dengan menggunakan DNA microarray untuk menentukan karakteristik terperinci dari tumor.

Penuaan menyebabkan lebih banyak mutasi di DNA mereka. Ini berarti “prevalence” tumor meningkat kuat sejalan dengan penuaan. Ini juga kasus di mana orang tua yang terdapat tumor, kebanyakan tumor ini merupakan tumor ganas. Contohnya, bila seorang wanita berumur 20 tahun memiliki tumor di dadanya kemungkinan besar tumor ini adalah jinak. Namun, apabila wanita berumur 70 tahun makan kemungkinan besar tumor ini adalah ganas.

SUMBER:

http://id.wikipedia.org/wiki/Tumor

TUMOR


INSYA ALLAH DENGAN HABBATUSSAUDA SAKIT TUMOR BISA DIOBATI. AMIN. HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 EMAIL: binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id

Tumor (berasal dari tumere bahasa Latin, yang berarti “bengkak”), merupakan salah satu dari lima karakteristik inflamasi. Namun, istilah ini sekarang digunakan untuk menggambarkan pertumbuhan jaringan biologis yang tidak normal. Pertumbuhannya dapat diogolongkan sebagai ganas (“malignant”) atau jinak (“benign”).

Tumor ganas disebut kanker. Kanker memiliki potensi untuk menyerang dan merusak tissue yang berdekatan dan menciptakan metastasis. Tumor jinak tidak menyerang tissue berdekatan dan tidak menyebarkan benih metastasis, tetapi dapat tumbuh secara lokal menjadi besar. Mereka biasanya tidak muncul kembali setelah penyingkiran melalui operasi.

Berdasarkan tissue awal, tumor dapat dibagi menjadi:

Tumor epithelial dianggap ganas bila dia menembus basal lamina dan dianggap jinak bila tidak.

Tumor disebabkan oleh mutasi dalam DNA sel. Sebuah penimbunan mutasi dibutuhkan untuk tumor dapat muncul. Mutasi yang mengaktifkan onkogen atau menekan gen penahan tumor dapat akhirnya menyebabkan tumor. Sel memiliki mekanisme yang memperbaiki DNA dan mekanisme lainnya yang menyebabkan sel untuk menghancurkan dirinya melalui apoptosis bil DNA rusak terlalu parah. Mutasi yang menahan gen untuk mekanisme ini dapat juga menyebabkan kanker. Sebuah mutasi dalam satu oncogen atau satu gen penahan tumor biasanya tidak cukup menyebabkan terjadinya tumor. Sebuah kombinasi dari sejumlah mutasi dibutuhkan.

DNA microarray dapat digunakan untuk menentukan apakah oncogene atau gen penahan tumor telah termutasi. Di masa depan kemungkinan tumor dapat dirawat lebih baik dengan menggunakan DNA microarray untuk menentukan karakteristik terperinci dari tumor.

Penuaan menyebabkan lebih banyak mutasi di DNA mereka. Ini berarti “prevalence” tumor meningkat kuat sejalan dengan penuaan. Ini juga kasus di mana orang tua yang terdapat tumor, kebanyakan tumor ini merupakan tumor ganas. Contohnya, bila seorang wanita berumur 20 tahun memiliki tumor di dadanya kemungkinan besar tumor ini adalah jinak. Namun, apabila wanita berumur 70 tahun makan kemungkinan besar tumor ini adalah ganas.

SUMBER:

http://id.wikipedia.org/wiki/Tumor

Kista Ovarium, Ganaskah?

Habbatussauda adalah obat kista

INSYA ALLAH DENGAN HABBATUSSAUDA SAKIT KISTA BISA DIOBATI. AMIN. Habbatussauda obat segala macam penyakit kecuali kematian (HR. Bukhari – Muslim) Untuk pemesanan hubungi Bin Muhsin di HP: 085227044550 email: binmuhsin_group@yahoo.co.id atau kunjungi http://www.binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com

Pertanyaan:
Ass Wr Wb
Dokter, sebelumnya saya ucapkan terima kasih karena telah membaca e-mail saya. Saya seorang mahasiswi, menderita tumor kista. Saya bingung dan takut sekali. Apakah sebenarnya penyebab penyakit kista, khususnya pada gadis seusia saya (19 tahun), dan adakah cara pengobatan tradisional yang bisa membantu penyembuhan penyakit saya tanpa harus menjalani operasi karena saya takut tidak memiliki keturunan. Apakah pengaruhnya jika penyakit ini saya biarkan terlalu lama.
Terima kasih, dokter, atas balasannya.

Wassalam Wr Wb
Ina, Medan

Jawaban
Kista umumnya tidak ganas, tetapi ada juga yang bersifat kanker. Walaupun tidak ganas, adanya kista di ovarium biasanya mengganggu siklus menstruasi dan menimbulkan rasa nyeri di perut bagian bawah. Karena itu, jika terdapat kista sebaiknya segera minta penanganan dokter ahli.

Kista yang bersifat fisiologis lazim terjadi dan itu normal-normal saja. Sesuai siklus menstruasi, di ovarium timbul folikel dan folikelnya berkembang, dan gambarnya seperti kista. Biasanya kista tersebut berukuran di bawah 5 cm, dan dalam tiga bulan akan hilang. Jadi, kista yang bersifat fisiologis tidak perlu operasi, karena tidak berbahaya dan tidak menyebabkan keganasan.

Kista yang bersifat fisiologis ini dialami oleh orang di usia reproduksi karena dia masih mengalami menstruasi. Bila seseorang diperiksa ada kista, jangan takut dulu, karena mungkin kistanya bersifat fisiologis. Biasanya kista fisiologis tidak menimbulkan nyeri pada saat haid.

Kista ovarium yang bersifat ganas disebut juga kanker ovarium. Kanker ovarium merupakan penyebab kematian terbanyak dari semua kanker ginekologi. Angka kematian yang tinggi karena penyakit ini pada awalnya bersifat tanpa gejala dan tanpa menimbulkan keluhan apabila sudah terjadi metastasis, sehingga 60 -70 persen pasien datang pada stadium lanjut, penyakit ini disebut juga sebagai silent killer. Angka kejadian penyakit ini di Indonesia belum diketahui dengan pasti.

Sampai sekarang belum ada cara deteksi dini yang sederhana untuk memeriksa adanya keganasan ovarium itu. Sekarang yang bisa dipakai masih menggunakan USG, tetapi itu agak sulit kalau diterapkan secara massal karena biayanya cukup mahal. Berbeda halnya dengan kanker serviks (mulut rahim -Red) yang bisa dideteksi dini dengan papsmear.

Untuk menurunkan risiko keganasan ovarium orang menggunakan pil KB. Risiko terjadinya kanker ovarium pada mereka bisa lebih kecil. Karena kanker ovarium terjadi kalau ovariumnya aktif, mengalami pertumbuhan folikel. Tapi dengan menggunakan kontrasepsi hormonal, terutama pil KB, proses itu pada ovarium ditekan, sehingga risikonya terjadi keganasan pada ovarium akan menurun.

Faktor apa saja yang dapat menyebabkan kanker? Cukup banyak! Makanan tinggi lemak dan kurang serat, zat-zat tambahan sintetik pada makanan, kurang olahraga, merokok, polusi, virus, sering stres, dan masih banyak lagi yang lain. Pokoknya gaya hidup yang tidak sehat berpotensi memicu dan memacu pertumbuhan kanker.

Faktor genetik juga berpengaruh. Ada sebagian orang yang secara genetik lebih besar kecenderungannya untuk menderita kanker, ada pula orang yang secara genetik lebih kecil kemungkinannya. Sebab itu, jika dalam riwayat kesehatan keluarga kita ada beberapa orang yang diketahui menderita kanker, misalnya ayah, ibu, kakak, paman, bibi, kakek, nenek, dan lain-lain, maka kita harus lebih waspada menghindari faktor-faktor lain yang dapat memicu kanker. Harus lebih selektif memilih makanan yang sehat, lebih teratur berolahraga, jangan merokok, dan hindari hidup di antara para perokok.

Dalam tubuh kita terdapat gen-gen yang potensial memicu kanker, yaitu yang disebut proto-onkogen. Karena suatu sebab tertentu, misalnya karena makanan yang bersifat karsinogen (karsinogen artinya dapat menyebabkan kanker), polusi, atau terpapar pada zat-zat kimia tertentu, atau karena radiasi, proto-onkogen ini dapat berubah menjadi onkogen, yaitu gen pemicu kanker.

Gejala dan tandanya
Kebanyakan wanita dengan kanker ovarium tidak menimbulkan gejala dalam waktu yang lama. Gejala umumnya sangat bervariasi dan tidak spesifik. Pada stadium awal dapat berupa gangguan haid. Jika tumor sudah menekan rektum atau kandung kemih mungkin terjadi konstipasi atau sering berkemih. Dapat juga terjadi peregangan atau penekanan daerah panggul yang menyebabkan nyeri spontan atau nyeri pada saat bersenggama.

Pada stadium lanjut gejala yang terjadi berhubungan dengan adanya asites (penimbunan cairan dalam rongga perut), penyebaran ke omentum (lemak perut), dan organ-organ di dalam rongga perut lainnya seperti usus-usus dan hati. Perut membuncit, kembung, mual, gangguan nafsu makan, gangguan buang air besar dan buang air kecil. Penumpukan cairan bisa juga terjadi pada rongga dada akibat penyebaran penyakit ke rongga dada yang mengakibatkan penderita sangat merasa sesak napas.

Karena sebagian besar dari kasus kanker ovarium bermula dari suatu kista, maka apabila pada seorang wanita ditemukan suatu kista ovarium harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan apakah kista tersebut bersifat jinak atau ganas (kanker ovarium). Kewaspadaan terhadap kista yang bersifat ganas dilakukan bila:

1. Kista cepat membesar.
2. Kista pada usia remaja atau pascamenopause.
3. Kista dengan dinding yang tebal dan tidak berurutan.
4. Kista dengan bagian padat.
5. Tumor pada ovarium.

Kista ovarium ini bersifat neoplasti, ada yang jinak dan ganas. Pada kista ovarium yang jinak sebaiknya diangkat. Terdapat risiko yang paling ditakuti yaitu mengalami degenerasi keganasan. Di samping itu juga bisa mengalami torsi atau terpuntir sehingga menimbulkan nyeri akut, perdarahan, atau infeksi. Sedangkan prosedur operasi pada pasien yang tersangka kanker ovarium sangat berbeda dengan kista ovarium biasa.

Hal terpenting pada operasi pasien yang tersangka kanker ovarium adalah semaksimal mungkin berusaha agar kista tersebut keluar secara utuh, kemudian dilakukan pemeriksaan ke laboratorium Patologi Anatomik (pemeriksaan potong beku). Apabila hasil pemeriksaan potong beku bukan suatu kanker, maka operasi selesai. Sebaliknya bila hasil pemeriksaan potong beku adalah kanker ovarium maka operasi dilanjutkan dengan mengangkat rahim, ovarium sisi lain, usus buntu, omentum, melakukan biopsi pada tempat yang dicurigai adanya penjalaran kanker di rongga perut dan melakukan pengambilan kelenjar getah bening di panggul.

Sebaiknya tidak mengobati kista ovarium dengan pengobatan tradisional melihat kemungkinan terjadi keganasan. Konsultasikan dengan dokter Anda. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Terima kasih.

SUMBER:

http://www.republika.co.id/suplemen/cetak_detail.asp?mid=2&id=239500&kat_id=105&kat_id1=150&kat_id2=204

Kista Ovarium, Ganaskah?


DENGAN HABBATUSSAUDA INSYA ALLAH SAKIT KISTA BISA DIOBATI. AMIN.

Habbatussauda obat segala macam penyakit kecuali kematian (HR. Bukhari – Muslim) Untuk pemesanan hubungi Bin Muhsin di HP: 085227044550 email: binmuhsin_group@yahoo.co.id atau kunjungi http://www.binmuhsinhabbatussauda.blogspot.com

Kista Ovarium, Ganaskah?

Pertanyaan:
Ass Wr Wb
Dokter, sebelumnya saya ucapkan terima kasih karena telah membaca e-mail saya. Saya seorang mahasiswi, menderita tumor kista. Saya bingung dan takut sekali. Apakah sebenarnya penyebab penyakit kista, khususnya pada gadis seusia saya (19 tahun), dan adakah cara pengobatan tradisional yang bisa membantu penyembuhan penyakit saya tanpa harus menjalani operasi karena saya takut tidak memiliki keturunan. Apakah pengaruhnya jika penyakit ini saya biarkan terlalu lama.
Terima kasih, dokter, atas balasannya.

Wassalam Wr Wb
Ina, Medan

Jawaban
Kista umumnya tidak ganas, tetapi ada juga yang bersifat kanker. Walaupun tidak ganas, adanya kista di ovarium biasanya mengganggu siklus menstruasi dan menimbulkan rasa nyeri di perut bagian bawah. Karena itu, jika terdapat kista sebaiknya segera minta penanganan dokter ahli.

Kista yang bersifat fisiologis lazim terjadi dan itu normal-normal saja. Sesuai siklus menstruasi, di ovarium timbul folikel dan folikelnya berkembang, dan gambarnya seperti kista. Biasanya kista tersebut berukuran di bawah 5 cm, dan dalam tiga bulan akan hilang. Jadi, kista yang bersifat fisiologis tidak perlu operasi, karena tidak berbahaya dan tidak menyebabkan keganasan.

Kista yang bersifat fisiologis ini dialami oleh orang di usia reproduksi karena dia masih mengalami menstruasi. Bila seseorang diperiksa ada kista, jangan takut dulu, karena mungkin kistanya bersifat fisiologis. Biasanya kista fisiologis tidak menimbulkan nyeri pada saat haid.

Kista ovarium yang bersifat ganas disebut juga kanker ovarium. Kanker ovarium merupakan penyebab kematian terbanyak dari semua kanker ginekologi. Angka kematian yang tinggi karena penyakit ini pada awalnya bersifat tanpa gejala dan tanpa menimbulkan keluhan apabila sudah terjadi metastasis, sehingga 60 -70 persen pasien datang pada stadium lanjut, penyakit ini disebut juga sebagai silent killer. Angka kejadian penyakit ini di Indonesia belum diketahui dengan pasti.

Sampai sekarang belum ada cara deteksi dini yang sederhana untuk memeriksa adanya keganasan ovarium itu. Sekarang yang bisa dipakai masih menggunakan USG, tetapi itu agak sulit kalau diterapkan secara massal karena biayanya cukup mahal. Berbeda halnya dengan kanker serviks (mulut rahim -Red) yang bisa dideteksi dini dengan papsmear.

Untuk menurunkan risiko keganasan ovarium orang menggunakan pil KB. Risiko terjadinya kanker ovarium pada mereka bisa lebih kecil. Karena kanker ovarium terjadi kalau ovariumnya aktif, mengalami pertumbuhan folikel. Tapi dengan menggunakan kontrasepsi hormonal, terutama pil KB, proses itu pada ovarium ditekan, sehingga risikonya terjadi keganasan pada ovarium akan menurun.

Faktor apa saja yang dapat menyebabkan kanker? Cukup banyak! Makanan tinggi lemak dan kurang serat, zat-zat tambahan sintetik pada makanan, kurang olahraga, merokok, polusi, virus, sering stres, dan masih banyak lagi yang lain. Pokoknya gaya hidup yang tidak sehat berpotensi memicu dan memacu pertumbuhan kanker.

Faktor genetik juga berpengaruh. Ada sebagian orang yang secara genetik lebih besar kecenderungannya untuk menderita kanker, ada pula orang yang secara genetik lebih kecil kemungkinannya. Sebab itu, jika dalam riwayat kesehatan keluarga kita ada beberapa orang yang diketahui menderita kanker, misalnya ayah, ibu, kakak, paman, bibi, kakek, nenek, dan lain-lain, maka kita harus lebih waspada menghindari faktor-faktor lain yang dapat memicu kanker. Harus lebih selektif memilih makanan yang sehat, lebih teratur berolahraga, jangan merokok, dan hindari hidup di antara para perokok.

Dalam tubuh kita terdapat gen-gen yang potensial memicu kanker, yaitu yang disebut proto-onkogen. Karena suatu sebab tertentu, misalnya karena makanan yang bersifat karsinogen (karsinogen artinya dapat menyebabkan kanker), polusi, atau terpapar pada zat-zat kimia tertentu, atau karena radiasi, proto-onkogen ini dapat berubah menjadi onkogen, yaitu gen pemicu kanker.

Gejala dan tandanya
Kebanyakan wanita dengan kanker ovarium tidak menimbulkan gejala dalam waktu yang lama. Gejala umumnya sangat bervariasi dan tidak spesifik. Pada stadium awal dapat berupa gangguan haid. Jika tumor sudah menekan rektum atau kandung kemih mungkin terjadi konstipasi atau sering berkemih. Dapat juga terjadi peregangan atau penekanan daerah panggul yang menyebabkan nyeri spontan atau nyeri pada saat bersenggama.

Pada stadium lanjut gejala yang terjadi berhubungan dengan adanya asites (penimbunan cairan dalam rongga perut), penyebaran ke omentum (lemak perut), dan organ-organ di dalam rongga perut lainnya seperti usus-usus dan hati. Perut membuncit, kembung, mual, gangguan nafsu makan, gangguan buang air besar dan buang air kecil. Penumpukan cairan bisa juga terjadi pada rongga dada akibat penyebaran penyakit ke rongga dada yang mengakibatkan penderita sangat merasa sesak napas.

Karena sebagian besar dari kasus kanker ovarium bermula dari suatu kista, maka apabila pada seorang wanita ditemukan suatu kista ovarium harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan apakah kista tersebut bersifat jinak atau ganas (kanker ovarium). Kewaspadaan terhadap kista yang bersifat ganas dilakukan bila:

1. Kista cepat membesar.
2. Kista pada usia remaja atau pascamenopause.
3. Kista dengan dinding yang tebal dan tidak berurutan.
4. Kista dengan bagian padat.
5. Tumor pada ovarium.

Kista ovarium ini bersifat neoplasti, ada yang jinak dan ganas. Pada kista ovarium yang jinak sebaiknya diangkat. Terdapat risiko yang paling ditakuti yaitu mengalami degenerasi keganasan. Di samping itu juga bisa mengalami torsi atau terpuntir sehingga menimbulkan nyeri akut, perdarahan, atau infeksi. Sedangkan prosedur operasi pada pasien yang tersangka kanker ovarium sangat berbeda dengan kista ovarium biasa.

Hal terpenting pada operasi pasien yang tersangka kanker ovarium adalah semaksimal mungkin berusaha agar kista tersebut keluar secara utuh, kemudian dilakukan pemeriksaan ke laboratorium Patologi Anatomik (pemeriksaan potong beku). Apabila hasil pemeriksaan potong beku bukan suatu kanker, maka operasi selesai. Sebaliknya bila hasil pemeriksaan potong beku adalah kanker ovarium maka operasi dilanjutkan dengan mengangkat rahim, ovarium sisi lain, usus buntu, omentum, melakukan biopsi pada tempat yang dicurigai adanya penjalaran kanker di rongga perut dan melakukan pengambilan kelenjar getah bening di panggul.

Sebaiknya tidak mengobati kista ovarium dengan pengobatan tradisional melihat kemungkinan terjadi keganasan. Konsultasikan dengan dokter Anda. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Terima kasih.

SUMBER:

http://www.republika.co.id/suplemen/cetak_detail.asp?mid=2&id=239500&kat_id=105&kat_id1=150&kat_id2=204

HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 EMAIL: binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id