TUMBUHAN PENAMBAH VITALITAS – TONGKAT ALI



HABBAT`S X PLUS MENGANDUNG TONGKAT ALI OLEH KARENA ITU INSYA ALLAH DENGAN HABBAT`S X PLUS SEGALA KELUHAN SEKSUAL BISA DIATASI. AMIN.
HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69) PEMESANAN DAN KONSULTASI HUBUNGI BIN MUHSIN DI HAP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM : binmuhsin_group@yahoo.co.id

Pokok tongkat ali boleh mencapai ketinggian sehingga 10 m di dalam rimbunan hutan tanah rendah. Biasanya, daunnya rimbun pada hujung batang. Kebanyakan pokok ini tidak bercabang, kalau bercabang pun terlalu sedikit iaitu satu atau dua cabang sahaja. Bunganya tersusun padat pada tangkai yang bercabang, yang keluar dari pangkal daun.

Tumbuhan ini amat popular di kalangan masyarakat setempat kerana fungsi afrodisiaknya. Walaupun secara tradisinya akar digunakan untuk tujuan ini, namun kini batang dan daun juga menjadi barangan ubatan yang dijual kerana permintaan tempatannya yang tinggi. Tongkat ali juga digunakan dengan meluas sebagai tonik. Kadangkala ia dirujuk sebagai ‘ginseng Malaysia’. Tumbuhan ini juga digunakan bagi meghilangkan rasa sakit-sakit tulang dan gatal-gatal. Juga ia digunakan bagi merawat jaundis, bengkak berair (edema), demam, cirit-birit, ketidakbolehcernaan, sakit pinggang dan berak berdarah.

Terdapat kira-kira 200 produk tongkat ali di pasaran tempatan. Kebanyakannya tertumpu kepada ciri-ciri aprodisiaknya. Tongkat ali juga digunakan bersama-sama produk herba yang lain bagi mengubati radang sendi (arthritis), sakit reumatik, kembung dan sebagai tonik herba. Pengeluaran tongkat ali secara komersial masih di peringkat awal. Kebanyakan bahan mentah yang digunakan dalam penyediaan herba, masih dipungut dari hutan.

addthis_url=’<data:post.url/>’; addthis_title=’<data:post.title/>’; addthis_pub=’badrudin’;

SUPLEMEN SERAT UNTUK ANAK


HABBAT`S KID HONEY : Madu sehat pengganti multivitamin. Selain rasanya yang enak disukai anak-anak juga mengandung Omega3,6 dan 9 sangat baik untuk pertumbuhan otak,menurunkan panas badan (demam), membantu memelihara kesehatan,meningkatkan stamina anak serta menambah nafsu makan dan Insya Allah membantu menyembuhkan segala macam penyakit. Amin.
Habbatussauda obat segala macampenyakit kecuali kematian (HR. Bukhari – Muslim) Madu obat yang menyembuhkan bagi manusia (QS: An-Nahl: 69) Untuk Konsultasi dan pemesanan Hubungi Bin Muhsin di 085227044550 / 021-91913103 email: binmushin_group@yahoo.co.id

Bisa diberikan pada anak yang tak suka sayur dan buah. Selain memenuhi kebutuhan sayur, juga bermanfaat untuk merangsang nafsu makan anak.

DI PASARAN kini banyak beredar makanan-makanan suplemen serat. Bahkan, yang untuk anak. “Sebetulnya, sekitar tahun 95-an sudah ada suplemen serat buat anak di Indonesia, yaitu dalam bentuk ekstrak sayur dan buah. Tapi, karena krismon, produk tersebut menghilang dari pasaran. Mungkin karena barang impor, harganya mahal,” papar dr. Mariani Leman, Division Sales Manager Healthfood Pharos Indonesia.

Waktu itu, lanjutnya, suplemen serat tersebut masih berupa gabungan antara sayur dan buah. Namun kini, suplemen serat yang diimpor sudah terpisah-pisah. Ada yang serat dari ekstrak sayur, ada pula yang serat dari ekstrak buah. Sebab, dari hasil penelitian di Amerika, masing-masing punya fungsi sendiri-sendiri.

“Kalau digabung, malah bertolak belakang karena sayur berfungsi untuk membangun sel-sel tubuh atau membangun perkembangan dan pertumbuhan, sedangkan buah berfungsi untuk membersihkan sisa-sisa metabolisme.”

Cara Pemberian

Lebih jauh dijelaskan Mariani, waktu mengkonsumsi sayur dan buah berhubungan dengan keseimbangan asam-basa dalam tubuh. “Pagi hari, tubuh bersifat basa, hingga lebih bagus diberikan suplemen serat buah yang bersifat asam. Namun sore atau setelah siang, kondisi tubuh sudah bersifat asam, maka harus mengkonsumsi sayur yang sifatnya basa. Dengan demikian, reaksi kimianya jadi netral.” Itu sebab, tambahnya, suplemen serat dikonsumsi dua kali sehari: pagi yang buah sebelum makan dan malam yang sayur setelah makan.

“Ini berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Bukankah membangun sel-sel tubuh lebih bagus di waktu malam? Sebab, dengan tidur dan beristirahat, metabolisme pun berjalan lebih optimal.”

Menurut Mariani, suplemen serat dari sayur dan buah buat anak dianjurkan diberikan setelah anak usia setahun. Pemberiannya sehari sekali, baik buah maupun sayur, bila si anak berusia 1-5 tahun. Sementara untuk anak usia lebih dari 5 tahun, pemberian dalam sehari antara 1-2 kapsul. Jadi, boleh langsung 2-2 atau 1-1, tergantung kondisi tubuh si anak. Maksudnya,

“Bila di musim hujan dan teman-teman si anak banyak yang batuk-pilek hingga si anak perlu daya tahan tubuh yang bagus, maka dosisnya boleh 2 dalam sekali makan untuk masing-masing suplemen tersebut. Tapi kalau sehari-hari tak ada apa-apa, maka sehari sekali juga cukup.”

Dalam kondisi sakit pun, suplemen serat boleh diberikan. Tak masalah jika si kecil juga harus minum obat yang diresepkan dokter. “Cuma dianjurkan minum obatnya diberi selang waktu minimal 3-4 jam.”

Misal, suplemen serat buah diminum pagi sebelum makan. Setelah itu, setengah jam kemudian makan dan dua jam kemudian minum obat dari dokter. Sementara yang suplemen serat sayur, “Biasanya untuk anak kecil itu, kan, makannya sore. Nah, setelah makan boleh diberikan suplemennya. Sedangkan obat dokternya diminum sebelum si anak tidur.”

Fungsinya

Pemberian suplemen serat sayur untuk anak, tutur Mariani, bertujuan mencukupi kebutuhan sayur pada anak. “Terutama anak-anak yang tak suka makan sayur.” Selain itu, tambahnya, suplemen serat ini juga bisa merangsang nafsu makan dan membuat anak jadi lebih sehat karena kebutuhan seratnya terpenuhi. Juga vitamin dan mineralnya.

Jikapun selera makan anak sudah bagus, maka pemberian suplemen serat sayur lebih untuk mencukupi kebutuhan sayurnya. Bagaimana kalau si kecil sudah makan sayur? “Enggak apa-apa juga, kok, karena fungsi tiap sayur berbeda-beda. Paling dalam makanan anak hanya ada dua-tiga macam sayur atau bahkan cuma semacam. Sementara dalam suplemen serat sayur, jenis sayurnya bisa sampai 21 macam, lo.”

Nah, dengan sayuran/buah yang banyak ini, yang fungsinya berbeda-beda, maka manfaatnya pun beragam. Misal, sayur parsley, seledri air, dan asparagus juga berfungsi sebagai anti alergi. “Jadi, tidak akan timbul alergi.” Sementara suplemen serat buah berfungsi menambah daya tahan tubuh anak. “Biasanya anak yang sering batuk-pilek dan demam, kita anjurkan minum suplemen yang buah.” Selain itu, juga dapat membantu memperlancar pencernaan dan buang air besar karena ada enzim bromelain dari buah nanas dan enzim papain dari pepaya.

Ekstrak Sayur/Buah Alami

Tentunya, papar Mariani lebih lanjut, tujuan pemberian suplemen serat pada anak bisa tercapai hanya bila suplemen tersebut terbuat dari betul-betul ekstrak sayur/buah alamiah. Itu sebab, bentuknya biasanya bukan tablet isap manis atau sirup yang ada pelarut, pemanis, maupun zat pengawetnya, tapi berupa kapsul. “Jadi, buah atau sayur alami ini diekstrak pada suhu dingin sampai menjadi bubuk, lalu dimasukkan ke kapsul. Tentunya dengan proses dan cara canggih yang dilakukan di Amerika dan bahan-bahannya pun diambil dari perkebunan khusus yang tak ada pestisida dan segala macamnya. Bahkan produk suplemen serat sayur dan buah untuk anak juga sudah diakui oleh FDA di sana. Artinya ini, sesuai dengan kebutuhan serat per hari yang proporsional dalam tubuh dan dilengkapi dengan vitamin, mineral dan unsur-unsur phytonutrient dari buah dan sayur.”

Karena terbuat dari ekstrak sayur/buah alami, menurut Mariani, maka sama saja dengan makan sayur/buah yang alamiah. Apalagi, rasanya pun, ya, rasa sayur/buah. Memang, diakuinya, makanan yang asli lebih bagus daripada suplemen. Tapi, seperti sudah diuraikan di atas, tak semua anak suka makan sayur. Selain itu, tujuan pemberian suplemen serat untuk mencukupi kebutuhan serat. Sementara anak, dalam makanannya paling hanya terdapat satu atau dua macam sayur. Nah, dengan mengkonsumsi suplemen serat sayur dan buah, maka kebutuhan serat, vitamin dan mineral pada anak dapat terpenuhi.

Bahwa anak balita belum bisa minum kapsul, “Tak masalah,” ujar Mariani seraya melanjutkan, “Bukankah kapsul bisa dibuka dan diambil isinya? Pemberiannya bisa dicampur madu, sirup atau air gula. Bahkan, dicampur dengan susu pun boleh. Tapi untuk yang sayur, sebaiknya tak dicampur karena bau sayurnya, hingga nanti malah anak tak suka dengan susunya.”

Akibat Kekurangan Dan Kelebihan Serat

Sebetulnya, terang dr. Sri Nasar, Sp.A(K) dari Subbagian Nutrisi dan Metabolik FKUI, Jakarta, serat termasuk jenis karbohidrat yang tak dicerna di usus halus, melainkan di usus besar. Volumenya besar dan menjadi lebih besar karena menyerap air hingga membuat usus teregang dan akan merangsang usus untuk bergerak. Itulah mengapa, kalau anak kekurangan konsumsi serat, pergerakan usus tak dirangsang. Akibatnya, seringkali BAB pada anak kurang lancar alias susah BAB. Normalnya BAB itu sehari sekali. Tapi kalau kurang serat, bisa jadi BAB terkadang beberapa hari atau bahkan sampai seminggu sekali.”

Namun sebaliknya, karena serat bersifat menyerap air, jadi kalau terlalu banyak serat dalam usus besar, maka dibutuhkan air lebih banyak. Kalau tidak, anak pun tak bisa BAB, karena kotorannya jadi keras atau padat, bahkan terkadang bisa terjadi sumbatan. “Jadi, kekurangan atau kebanyakan serat akibatnya bisa sama, anak susah BAB.” Saran Sri, segala sesuatu sebaiknya yang wajar saja.

Selain itu, serat di dalam usus besar akan dihancurkan oleh bakteri dan pada akhirnya membentuk gas. “Jadi, kalau anak kebanyakan makan serat akan membentuk banyak gas. Anak bisa kembung dan rasanya jadi tak enak.” Jeleknya lagi, kebanyakan serat membuat anak jadi kenyang duluan, hingga makanan wajib lainnya tak dimakan. Akibatnya, kebutuhan nutrisinya tak terpenuhi. Apalagi kalau anak juga kurang gizi. “Lain halnya kalau anak kegemukan, mungkin tak apa-apa.”

Yang Alami Lebih Baik

Menurut Sri, bagaimanapun, serat yang langsung berasal dari makanan alami ini akan lebih baik. Sebab, suplemen serat tetap tak mungkin sama dengan serat alami. “Mungkin saja kandungan zat gizinya tetap sama. Itu pun kalau betul-betul dibuat dari ekstrak zat itu sendiri, misal, jus buah atau sayur. Bukan yang buatan pabrik dari buah/sayur ataupun yang dibuat secara reaksi kimia atau sintetis.”

Sebab, tentunya tetap akan berbeda rasanya, makan wortel asli dengan makan kapsul suplemen wortel. “Wortel harus dikunyah, anak bisa merasakan dengan menggigitnya dan ada rasa wortelnya, sedangkan suplemen tak bisa menyamainya. Jadi, dalam hal yang nonnutrisi, seperti rasa serta aroma, tekstur, dan konsistensi, tetap tak bisa disamai.”

Memang, diakui Sri, suplemen serat bisa saja untuk menggantikan serat dari makanan, tapi tak bisa menggantikan sepenuhnya fungsi sayur dan buah. Pasalnya, di dalam sayur dan buah bukan hanya ada serat, tapi juga vitamin dan sedikit kalori. Jangan lupa, makanan untuk anak yang paling utama harus merupakan gizi seimbang.

Lagi pula, seperti diungkap tadi, dengan memakan secara alami, misal, apel atau mangga, anak akan tahu rasanya apel dan mangga. Jadi, dapat memperkaya khasanah selera anak. “Karena satu hal inilah yang tak bisa digantikan. Hingga, bila kita tak membina pengembangan alat perasa pada anak, akibatnya anak tak tahu rasa apel, mangga, dan lainnya.”

Penulis : Dedeh Kurniasih.


SUPLEMEN SERAT UNTUK ANAK


HABBAT`S KID HONEY : Madu sehat pengganti multivitamin. Selain rasanya yang enak disukai anak-anak juga mengandung Omega3,6 dan 9 sangat baik untuk pertumbuhan otak,menurunkan panas badan (demam), membantu memelihara kesehatan,meningkatkan stamina anak serta menambah nafsu makan dan Insya Allah membantu menyembuhkan segala macam penyakit. Amin.
Habbatussauda obat segala macampenyakit kecuali kematian (HR. Bukhari – Muslim) Madu obat yang menyembuhkan bagi manusia (QS: An-Nahl: 69) Untuk Konsultasi dan pemesanan Hubungi Bin Muhsin di 085227044550 / 021-91913103 email: binmushin_group@yahoo.co.id

Bisa diberikan pada anak yang tak suka sayur dan buah. Selain memenuhi kebutuhan sayur, juga bermanfaat untuk merangsang nafsu makan anak.

DI PASARAN kini banyak beredar makanan-makanan suplemen serat. Bahkan, yang untuk anak. “Sebetulnya, sekitar tahun 95-an sudah ada suplemen serat buat anak di Indonesia, yaitu dalam bentuk ekstrak sayur dan buah. Tapi, karena krismon, produk tersebut menghilang dari pasaran. Mungkin karena barang impor, harganya mahal,” papar dr. Mariani Leman, Division Sales Manager Healthfood Pharos Indonesia.

Waktu itu, lanjutnya, suplemen serat tersebut masih berupa gabungan antara sayur dan buah. Namun kini, suplemen serat yang diimpor sudah terpisah-pisah. Ada yang serat dari ekstrak sayur, ada pula yang serat dari ekstrak buah. Sebab, dari hasil penelitian di Amerika, masing-masing punya fungsi sendiri-sendiri.

“Kalau digabung, malah bertolak belakang karena sayur berfungsi untuk membangun sel-sel tubuh atau membangun perkembangan dan pertumbuhan, sedangkan buah berfungsi untuk membersihkan sisa-sisa metabolisme.”

Cara Pemberian

Lebih jauh dijelaskan Mariani, waktu mengkonsumsi sayur dan buah berhubungan dengan keseimbangan asam-basa dalam tubuh. “Pagi hari, tubuh bersifat basa, hingga lebih bagus diberikan suplemen serat buah yang bersifat asam. Namun sore atau setelah siang, kondisi tubuh sudah bersifat asam, maka harus mengkonsumsi sayur yang sifatnya basa. Dengan demikian, reaksi kimianya jadi netral.” Itu sebab, tambahnya, suplemen serat dikonsumsi dua kali sehari: pagi yang buah sebelum makan dan malam yang sayur setelah makan.

“Ini berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Bukankah membangun sel-sel tubuh lebih bagus di waktu malam? Sebab, dengan tidur dan beristirahat, metabolisme pun berjalan lebih optimal.”

Menurut Mariani, suplemen serat dari sayur dan buah buat anak dianjurkan diberikan setelah anak usia setahun. Pemberiannya sehari sekali, baik buah maupun sayur, bila si anak berusia 1-5 tahun. Sementara untuk anak usia lebih dari 5 tahun, pemberian dalam sehari antara 1-2 kapsul. Jadi, boleh langsung 2-2 atau 1-1, tergantung kondisi tubuh si anak. Maksudnya,

“Bila di musim hujan dan teman-teman si anak banyak yang batuk-pilek hingga si anak perlu daya tahan tubuh yang bagus, maka dosisnya boleh 2 dalam sekali makan untuk masing-masing suplemen tersebut. Tapi kalau sehari-hari tak ada apa-apa, maka sehari sekali juga cukup.”

Dalam kondisi sakit pun, suplemen serat boleh diberikan. Tak masalah jika si kecil juga harus minum obat yang diresepkan dokter. “Cuma dianjurkan minum obatnya diberi selang waktu minimal 3-4 jam.”

Misal, suplemen serat buah diminum pagi sebelum makan. Setelah itu, setengah jam kemudian makan dan dua jam kemudian minum obat dari dokter. Sementara yang suplemen serat sayur, “Biasanya untuk anak kecil itu, kan, makannya sore. Nah, setelah makan boleh diberikan suplemennya. Sedangkan obat dokternya diminum sebelum si anak tidur.”

Fungsinya

Pemberian suplemen serat sayur untuk anak, tutur Mariani, bertujuan mencukupi kebutuhan sayur pada anak. “Terutama anak-anak yang tak suka makan sayur.” Selain itu, tambahnya, suplemen serat ini juga bisa merangsang nafsu makan dan membuat anak jadi lebih sehat karena kebutuhan seratnya terpenuhi. Juga vitamin dan mineralnya.

Jikapun selera makan anak sudah bagus, maka pemberian suplemen serat sayur lebih untuk mencukupi kebutuhan sayurnya. Bagaimana kalau si kecil sudah makan sayur? “Enggak apa-apa juga, kok, karena fungsi tiap sayur berbeda-beda. Paling dalam makanan anak hanya ada dua-tiga macam sayur atau bahkan cuma semacam. Sementara dalam suplemen serat sayur, jenis sayurnya bisa sampai 21 macam, lo.”

Nah, dengan sayuran/buah yang banyak ini, yang fungsinya berbeda-beda, maka manfaatnya pun beragam. Misal, sayur parsley, seledri air, dan asparagus juga berfungsi sebagai anti alergi. “Jadi, tidak akan timbul alergi.” Sementara suplemen serat buah berfungsi menambah daya tahan tubuh anak. “Biasanya anak yang sering batuk-pilek dan demam, kita anjurkan minum suplemen yang buah.” Selain itu, juga dapat membantu memperlancar pencernaan dan buang air besar karena ada enzim bromelain dari buah nanas dan enzim papain dari pepaya.

Ekstrak Sayur/Buah Alami

Tentunya, papar Mariani lebih lanjut, tujuan pemberian suplemen serat pada anak bisa tercapai hanya bila suplemen tersebut terbuat dari betul-betul ekstrak sayur/buah alamiah. Itu sebab, bentuknya biasanya bukan tablet isap manis atau sirup yang ada pelarut, pemanis, maupun zat pengawetnya, tapi berupa kapsul. “Jadi, buah atau sayur alami ini diekstrak pada suhu dingin sampai menjadi bubuk, lalu dimasukkan ke kapsul. Tentunya dengan proses dan cara canggih yang dilakukan di Amerika dan bahan-bahannya pun diambil dari perkebunan khusus yang tak ada pestisida dan segala macamnya. Bahkan produk suplemen serat sayur dan buah untuk anak juga sudah diakui oleh FDA di sana. Artinya ini, sesuai dengan kebutuhan serat per hari yang proporsional dalam tubuh dan dilengkapi dengan vitamin, mineral dan unsur-unsur phytonutrient dari buah dan sayur.”

Karena terbuat dari ekstrak sayur/buah alami, menurut Mariani, maka sama saja dengan makan sayur/buah yang alamiah. Apalagi, rasanya pun, ya, rasa sayur/buah. Memang, diakuinya, makanan yang asli lebih bagus daripada suplemen. Tapi, seperti sudah diuraikan di atas, tak semua anak suka makan sayur. Selain itu, tujuan pemberian suplemen serat untuk mencukupi kebutuhan serat. Sementara anak, dalam makanannya paling hanya terdapat satu atau dua macam sayur. Nah, dengan mengkonsumsi suplemen serat sayur dan buah, maka kebutuhan serat, vitamin dan mineral pada anak dapat terpenuhi.

Bahwa anak balita belum bisa minum kapsul, “Tak masalah,” ujar Mariani seraya melanjutkan, “Bukankah kapsul bisa dibuka dan diambil isinya? Pemberiannya bisa dicampur madu, sirup atau air gula. Bahkan, dicampur dengan susu pun boleh. Tapi untuk yang sayur, sebaiknya tak dicampur karena bau sayurnya, hingga nanti malah anak tak suka dengan susunya.”

Akibat Kekurangan Dan Kelebihan Serat

Sebetulnya, terang dr. Sri Nasar, Sp.A(K) dari Subbagian Nutrisi dan Metabolik FKUI, Jakarta, serat termasuk jenis karbohidrat yang tak dicerna di usus halus, melainkan di usus besar. Volumenya besar dan menjadi lebih besar karena menyerap air hingga membuat usus teregang dan akan merangsang usus untuk bergerak. Itulah mengapa, kalau anak kekurangan konsumsi serat, pergerakan usus tak dirangsang. Akibatnya, seringkali BAB pada anak kurang lancar alias susah BAB. Normalnya BAB itu sehari sekali. Tapi kalau kurang serat, bisa jadi BAB terkadang beberapa hari atau bahkan sampai seminggu sekali.”

Namun sebaliknya, karena serat bersifat menyerap air, jadi kalau terlalu banyak serat dalam usus besar, maka dibutuhkan air lebih banyak. Kalau tidak, anak pun tak bisa BAB, karena kotorannya jadi keras atau padat, bahkan terkadang bisa terjadi sumbatan. “Jadi, kekurangan atau kebanyakan serat akibatnya bisa sama, anak susah BAB.” Saran Sri, segala sesuatu sebaiknya yang wajar saja.

Selain itu, serat di dalam usus besar akan dihancurkan oleh bakteri dan pada akhirnya membentuk gas. “Jadi, kalau anak kebanyakan makan serat akan membentuk banyak gas. Anak bisa kembung dan rasanya jadi tak enak.” Jeleknya lagi, kebanyakan serat membuat anak jadi kenyang duluan, hingga makanan wajib lainnya tak dimakan. Akibatnya, kebutuhan nutrisinya tak terpenuhi. Apalagi kalau anak juga kurang gizi. “Lain halnya kalau anak kegemukan, mungkin tak apa-apa.”

Yang Alami Lebih Baik

Menurut Sri, bagaimanapun, serat yang langsung berasal dari makanan alami ini akan lebih baik. Sebab, suplemen serat tetap tak mungkin sama dengan serat alami. “Mungkin saja kandungan zat gizinya tetap sama. Itu pun kalau betul-betul dibuat dari ekstrak zat itu sendiri, misal, jus buah atau sayur. Bukan yang buatan pabrik dari buah/sayur ataupun yang dibuat secara reaksi kimia atau sintetis.”

Sebab, tentunya tetap akan berbeda rasanya, makan wortel asli dengan makan kapsul suplemen wortel. “Wortel harus dikunyah, anak bisa merasakan dengan menggigitnya dan ada rasa wortelnya, sedangkan suplemen tak bisa menyamainya. Jadi, dalam hal yang nonnutrisi, seperti rasa serta aroma, tekstur, dan konsistensi, tetap tak bisa disamai.”

Memang, diakui Sri, suplemen serat bisa saja untuk menggantikan serat dari makanan, tapi tak bisa menggantikan sepenuhnya fungsi sayur dan buah. Pasalnya, di dalam sayur dan buah bukan hanya ada serat, tapi juga vitamin dan sedikit kalori. Jangan lupa, makanan untuk anak yang paling utama harus merupakan gizi seimbang.

Lagi pula, seperti diungkap tadi, dengan memakan secara alami, misal, apel atau mangga, anak akan tahu rasanya apel dan mangga. Jadi, dapat memperkaya khasanah selera anak. “Karena satu hal inilah yang tak bisa digantikan. Hingga, bila kita tak membina pengembangan alat perasa pada anak, akibatnya anak tak tahu rasa apel, mangga, dan lainnya.”

Penulis : Dedeh Kurniasih.


HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS:AN-NAHL: 69) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 / 021-91913103 EMAIL /YM : binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id

Gaya Hidup Sehat Ubah Gen Anda Makin Sehat


INSYA ALLA DG HABBAT`S SEHAT SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.
HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI – MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)
KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id

===

PERUBAHAN gaya hidup yang komprehensif termasuk diet yang lebih baik dan latihan fisik dengan takaran lebih dari biasa dapat meningkatkan tak hanya stamina dan kebugaran tubuh melainkan juga membawa perubahan besar yang dramatis pada tingkat genetik. Demikian diungkapkan para ilmuwan dari Amerika Serikat, Senin (16/6).

Dalam sebuah penelitian kecil, para ilmuwan ini meneliti sekitar 30 pria yang menderita kanker prostat dan memutuskan untuk tidak menjalankan pengobatan medis konvensional seperti bedah, radiasi atau terapi hormon.

Para pria ini menjalani tiga bulan perubahan gaya hidup yang cukup berarti antara lain dengan menjalani pola diet kaya buah, sayur, biji-bijian, produk kedelai, polong-polongan, latihan fisik yang moderat seperti berjalan kaki selama sejam setiap hari, manajemen stres selama sejam setiap hari dengan melakukan meditasi.

Seperti yang diharapkan, mereka berhasil menurunkan berat badan, tekanan darah dan menaik tingkat kesehatannya. Namun, lebih dari itu, para ilmuwan ini menemukan perubahan yang sangat berarti saat melakukan biopsi (pengambilan contoh jaringan) prostat sebelum dan sesudah perubahan gaya hidup.

Setelah tiga bulan, perubahan gaya hidup ini membawa perubahan aktivitas pada sekitar 500 gen–termasuk 48 gen yang aktif dan 453 gen yang kurang aktif.

Aktivitas gen yang mencegah timbulnya penyakit meningkat sementara sejumlah gen-gen yang meningkatkan timbulnya penyakit termasuk di dalamnya kanker prostat dan kanker payudara, justru tidak aktif. Demikian hasil penelitian ini diungkapkan dalam Jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Riset yang dipimpin oleh Dr. Dean Ornish, kepala Preventive Medicine Research Institute di Sausalito, California dan seorang penulis yang mempromosikan pentingnya perubahan gaya hidup bagi kesehatan.

“Ini temuan yang sangat menarik karena makin sering orang bilang, ooh semua ini ada dalam gen-gen saya, apa yang bisa saya lakukan? Jadi, ya Anda bisa melakukan banyak hal,”Ornish yang juga berafiliasi dengan Universitas California, San Fransisco mengatakan demikian di sebuah wawancara per telepon.

“Hanya dalam tiga bulan, saya dapat mengubah ratusan gen dalam tubuh saya dengan cara sederhana dengan apa yang saya makan dan bagaimana saya hidup. Benar-benar luar baisa,” ujar Ornish. “Implikasi dari penelitian kami tak terbatas pada pria dengan kanker prostat.”

Ornish mengatakan, para pria yang menghindari pengobatan konvensional untuk mengatasi kanker prostat untuk berbagai alasan dipisahkan dari penelitian ini. Namun, dalam membuat keputusan ini, mereka memperbolehkan para peneliti untuk melakukan biopsi sebelum dan sesudah menjalan i perubahan gaya hidup.

“Ini memberi kami kesempatan untuk mendapatkan alasan etis untuk melakukan biopsi lagi dalam waktu tiga bulan ke depan karena mereka membutuhkannya untuk melihat perubahan klinis (pada kanker prostat),” jelas Ornish.
ABD
Sumber : AP

Gaya Hidup Sehat Ubah Gen Anda Makin Sehat


INSYA ALLA DG HABBAT`S SEHAT SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN.
HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI – MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)
KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM: binmuhsin_group@yahoo.co.id

===

PERUBAHAN gaya hidup yang komprehensif termasuk diet yang lebih baik dan latihan fisik dengan takaran lebih dari biasa dapat meningkatkan tak hanya stamina dan kebugaran tubuh melainkan juga membawa perubahan besar yang dramatis pada tingkat genetik. Demikian diungkapkan para ilmuwan dari Amerika Serikat, Senin (16/6).

Dalam sebuah penelitian kecil, para ilmuwan ini meneliti sekitar 30 pria yang menderita kanker prostat dan memutuskan untuk tidak menjalankan pengobatan medis konvensional seperti bedah, radiasi atau terapi hormon.

Para pria ini menjalani tiga bulan perubahan gaya hidup yang cukup berarti antara lain dengan menjalani pola diet kaya buah, sayur, biji-bijian, produk kedelai, polong-polongan, latihan fisik yang moderat seperti berjalan kaki selama sejam setiap hari, manajemen stres selama sejam setiap hari dengan melakukan meditasi.

Seperti yang diharapkan, mereka berhasil menurunkan berat badan, tekanan darah dan menaik tingkat kesehatannya. Namun, lebih dari itu, para ilmuwan ini menemukan perubahan yang sangat berarti saat melakukan biopsi (pengambilan contoh jaringan) prostat sebelum dan sesudah perubahan gaya hidup.

Setelah tiga bulan, perubahan gaya hidup ini membawa perubahan aktivitas pada sekitar 500 gen–termasuk 48 gen yang aktif dan 453 gen yang kurang aktif.

Aktivitas gen yang mencegah timbulnya penyakit meningkat sementara sejumlah gen-gen yang meningkatkan timbulnya penyakit termasuk di dalamnya kanker prostat dan kanker payudara, justru tidak aktif. Demikian hasil penelitian ini diungkapkan dalam Jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Riset yang dipimpin oleh Dr. Dean Ornish, kepala Preventive Medicine Research Institute di Sausalito, California dan seorang penulis yang mempromosikan pentingnya perubahan gaya hidup bagi kesehatan.

“Ini temuan yang sangat menarik karena makin sering orang bilang, ooh semua ini ada dalam gen-gen saya, apa yang bisa saya lakukan? Jadi, ya Anda bisa melakukan banyak hal,”Ornish yang juga berafiliasi dengan Universitas California, San Fransisco mengatakan demikian di sebuah wawancara per telepon.

“Hanya dalam tiga bulan, saya dapat mengubah ratusan gen dalam tubuh saya dengan cara sederhana dengan apa yang saya makan dan bagaimana saya hidup. Benar-benar luar baisa,” ujar Ornish. “Implikasi dari penelitian kami tak terbatas pada pria dengan kanker prostat.”

Ornish mengatakan, para pria yang menghindari pengobatan konvensional untuk mengatasi kanker prostat untuk berbagai alasan dipisahkan dari penelitian ini. Namun, dalam membuat keputusan ini, mereka memperbolehkan para peneliti untuk melakukan biopsi sebelum dan sesudah menjalan i perubahan gaya hidup.

“Ini memberi kami kesempatan untuk mendapatkan alasan etis untuk melakukan biopsi lagi dalam waktu tiga bulan ke depan karena mereka membutuhkannya untuk melihat perubahan klinis (pada kanker prostat),” jelas Ornish.

ABD
Sumber : AP

HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS:AN-NAHL: 69) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 / 021-91913103 EMAIL /YM : binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id

Sunat Kurangi Resiko Penyakit Seks Menular

INSYA ALLAH DENGAN HABBAT`S X PLUS RESIKO SEKS MENULAR BISA DIHINDARI. AMIN.

HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS:AN-NAHL: 69) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 / 021-91913103 EMAIL /YM : binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id
===

KapanLagi.com – Pria yang dikhitan terbukti jarang sekali tertular infeksi yang menular melalui hubungan seksual dibanding mereka yang belum disunat.

Dalam jurnal Pediatrics terbitan November 2006, khitan bisa mengurangi resiko tertular dan menyebarkan infeksi sampai sekitar 50 persen, yang menyarankan manfaat besar mengenai sunat bagi bayi yang baru lahir.

Studi saat ini hanya satu dari sekian studi untuk mengupas lebih jauh tentang topik kontroversial ini. Meskipun berbagai studi mendapati bahwa sunat bisa mengurangi tingkat HIV (virus penyebab AIDS), sipilis, dan borok pada alat kelamin, hasil tersebut bercampur dengan penyakit lain yang menular melalui hubungan seks (STD).

Academy of Pediatrics, Amerika menyebut bukti tersebut “rumit dan bertentangan”, karena itu mereka menyimpulkan bahwa, untuk saat ini, bukti tersebut tak memadai untuk mendukung khitan rutin pada bayi yang baru lahir.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (07/11/06), para peneliti menganalisis data yang dikumpulkan Christchurch Health and Development Study, yang mencakup kelompok kelahiran anak dari Selandia Baru.

Dalam studi ini pria dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan status sunat sebelum usia 15 tahun dan kelompok yang mengalami infeksi menular melalui hubungan seks antara usia 18 dan 25 tahun yang ditentukan melalui sebuah kuisioner.

Sebanyak 356 anak laki yang tak dikhitan memiliki resiko 2,66 kali serangan infeksi yang menular melalui hubungan seks dibandingkan dengan 154 anak laki yang disunat, jelas pemimpin peneliti Dr. David M. Fergusson dan rekan dari Christchurch School of Medicine and Health Sciences.

Selain itu, sebagian besar resiko yang berkurang tersebut tak berubah setelah diperhitungkannya faktor pemicu yang potensial, seperti jumlah pasangan seks dan hubungan seks tanpa pelindung.

Para ilmuwan itu memperkirakan bahwa kalau saja khitan rutin pada bayi yang baru dilahirkan telah dilembagakan, angka infeksi yang menular melalui hubungan seks dalam kelompok saat ini tersebut mungkin telah berkurang setidaknya 48 persen.

Analisis tersebut memperlihatkan manfaat sunat dalam mengurangi resiko infeksi yang menyerang melalui hubungan seks mungkin sangat banyak.

“Masalah kesehatan masyarakat yang diangkat dalam temuan ini jelas melibatkan pertimbangan manfaat jangka panjang bagi khitan rutin pada bayi yang baru dilahirkan dalam mengurangi resiko infeksi di dalam masyarakat, berbanding perkiraan biaya prosedur tersebut,” tambah mereka. (rtr/ant/rit)

SUMBER:

http://www.kapanlagi.com/a/0000003754.html

Orgasme Dan Manfaatnya Buat Kesehatan

TINGKATKAN ORGASME DAN KESEHATAN SEKS ANDA DENGAN HABBAT`S X PLUS.

HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS:AN-NAHL: 69) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 / 021-91913103 EMAIL /YM : binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id
===

KapanLagi.com – Apa hebatnya seks tanpa orgasme! Pastinya setiap orang menikmati saat-saat puncak ini sewaktu bercinta. Biasanya, semakin bertambah usia, orang cenderung semakin tak menaruh perhatian pada hal-hal terkait seks. Setiap pasangan makin merasa nyaman dengan hubungan yang mereka jalani selama bertahun-tahun dan bahkan agak sulit menikmati romatisme di senja hari bersama pasangan, yang ada malah tenggelam dalam kesibukan pekerjaan masing-masing.

Sebenarnya, orgasme bukan hanya sekedar inti dari sebuah hubungan seksual, namun juga memiliki fungsi penting bagi kesehatan. Alfrde Kinsey, seorang psikolog melakukan penelitian tentang kehidupan seksual pria dan wanita di tahun 1950-an, yang membuatnya jadi terkenal saat itu. Akan tetapi informasi yang diluncurkannya sebenarnya lebih penting dari pada studi itu sendiri. Dalam salah satu laporan yang dirilis, Kinsey menyebut seks terbukti mampu mengurangi stress. Dalam laporan yang sama juga ditunjukan perbedaan besar dalam kekerasan dengan frekuensi seks dan orgasme. Bagi kebanyakan orang yang menikmati seks dan orgasme secara teratur lebih membuat mereka tak agresif dan tak melakukan tindak kekerasan dari pada individu yang kurang. Dari laporan ini, disimpulkan kalau kepuasan seks dan orgasme memiliki pengaruh jangka panjang dalam meredam kemarahan dan membantu keseimbangan kesehatan jiwa.

Studi yang dilakukan bertahun-tahun kemudian menunjukan bahwa frekuensi hubungan seksual dan orgasme memperkecil tingkat kematian pada pria dan wanita. Sebagai tambahan, seks juga mengurangi resiko penyakit jantung pada kaum wanita. Pasangan yang melakukan hubungan seksual secara aktif cenderung lebih menikmati kehidupan dengan resiko kesehatan yang lebih rendah dibanding dengan pasangan yang kurang aktif. Dudley Chapman, seorang gynecologist, meyakini kebenaran studi yang dilakukan oleh para psikolog di universitas Wilkes, yang menyebut orgasme membantu tubuh kita memerangi segala macam infeksi. Dan inilah alasan kenapa pasangan yang melakukan hubungan seksual secara aktif jauh dari penyakit.

Sebuah studi lain yang dilakukan di Melbourne, Australia menemukan korelasi antara ejakulasi dan kanker prostat. Beberapa pria berusia antara 20 hinga 50 tahun dilibatkan dalam penelitian ini. Studi ini mengungkapkan kalau frekuensi ejakulasi mampu mengurangi resiko menakutkan dari kanker prostat. Studi ini juga menerangkan kalau bukan hanya resiko kanker prostat yang berkurang, tapi ferkuensi orgasme juga mampu mencegah rasa sakit waktu buang air kecil pada para pria di tahun-tahun senior mereka. Dan disimpulkan dari studi tersebut kalau ejakulasi memiliki peran peting dalam memperbaiki kesehatan prostat serta mencegah masalah prostat untuk selanjutnya.

Sebenarnya, seks dan orgasme merupakan sebuah cara bagi tubuh kita untuk melepaskan stress dan kecemasan yang menumpuk sepanjang hari sejalan dengan aktivitas yang padat. Terlepas dari adanya bukti ilmiah atau bukan, yang perlu Anda sadari hanyalah bagaimana cara bersantai dan merasa tenang setelah Anda memperoleh orgasme dan Anda akan segera menyadari kalau tubuh Anda memang membutuhkan rehat dari realitas. (artb/erl)

SUMBER:

http://www.kapanlagi.com/a/0000003890.html

Orgasme Dan Manfaatnya Buat Kesehatan

TINGKATKAN ORGASME DAN KESEHATAN SEKS ANDA DENGAN HABBAT`S X PLUS.

HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS:AN-NAHL: 69) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 / 021-91913103 EMAIL /YM : binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id
===

KapanLagi.com – Apa hebatnya seks tanpa orgasme! Pastinya setiap orang menikmati saat-saat puncak ini sewaktu bercinta. Biasanya, semakin bertambah usia, orang cenderung semakin tak menaruh perhatian pada hal-hal terkait seks. Setiap pasangan makin merasa nyaman dengan hubungan yang mereka jalani selama bertahun-tahun dan bahkan agak sulit menikmati romatisme di senja hari bersama pasangan, yang ada malah tenggelam dalam kesibukan pekerjaan masing-masing.

Sebenarnya, orgasme bukan hanya sekedar inti dari sebuah hubungan seksual, namun juga memiliki fungsi penting bagi kesehatan. Alfrde Kinsey, seorang psikolog melakukan penelitian tentang kehidupan seksual pria dan wanita di tahun 1950-an, yang membuatnya jadi terkenal saat itu. Akan tetapi informasi yang diluncurkannya sebenarnya lebih penting dari pada studi itu sendiri. Dalam salah satu laporan yang dirilis, Kinsey menyebut seks terbukti mampu mengurangi stress. Dalam laporan yang sama juga ditunjukan perbedaan besar dalam kekerasan dengan frekuensi seks dan orgasme. Bagi kebanyakan orang yang menikmati seks dan orgasme secara teratur lebih membuat mereka tak agresif dan tak melakukan tindak kekerasan dari pada individu yang kurang. Dari laporan ini, disimpulkan kalau kepuasan seks dan orgasme memiliki pengaruh jangka panjang dalam meredam kemarahan dan membantu keseimbangan kesehatan jiwa.

Studi yang dilakukan bertahun-tahun kemudian menunjukan bahwa frekuensi hubungan seksual dan orgasme memperkecil tingkat kematian pada pria dan wanita. Sebagai tambahan, seks juga mengurangi resiko penyakit jantung pada kaum wanita. Pasangan yang melakukan hubungan seksual secara aktif cenderung lebih menikmati kehidupan dengan resiko kesehatan yang lebih rendah dibanding dengan pasangan yang kurang aktif. Dudley Chapman, seorang gynecologist, meyakini kebenaran studi yang dilakukan oleh para psikolog di universitas Wilkes, yang menyebut orgasme membantu tubuh kita memerangi segala macam infeksi. Dan inilah alasan kenapa pasangan yang melakukan hubungan seksual secara aktif jauh dari penyakit.

Sebuah studi lain yang dilakukan di Melbourne, Australia menemukan korelasi antara ejakulasi dan kanker prostat. Beberapa pria berusia antara 20 hinga 50 tahun dilibatkan dalam penelitian ini. Studi ini mengungkapkan kalau frekuensi ejakulasi mampu mengurangi resiko menakutkan dari kanker prostat. Studi ini juga menerangkan kalau bukan hanya resiko kanker prostat yang berkurang, tapi ferkuensi orgasme juga mampu mencegah rasa sakit waktu buang air kecil pada para pria di tahun-tahun senior mereka. Dan disimpulkan dari studi tersebut kalau ejakulasi memiliki peran peting dalam memperbaiki kesehatan prostat serta mencegah masalah prostat untuk selanjutnya.

Sebenarnya, seks dan orgasme merupakan sebuah cara bagi tubuh kita untuk melepaskan stress dan kecemasan yang menumpuk sepanjang hari sejalan dengan aktivitas yang padat. Terlepas dari adanya bukti ilmiah atau bukan, yang perlu Anda sadari hanyalah bagaimana cara bersantai dan merasa tenang setelah Anda memperoleh orgasme dan Anda akan segera menyadari kalau tubuh Anda memang membutuhkan rehat dari realitas. (artb/erl)

SUMBER:

http://www.kapanlagi.com/a/0000003890.html

Ketimpangan Gender Jadikan Wanita Rentan HIV

KURANGI RESIKO HIV AIDS DAN PENYAKIT KELAMIN LAINNYA DENGAN MENGKONSUMSI HABBATUSSAUDA.

HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 EMAIL: binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id
===

Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI), sebuah organisasi perempuan yang hidup dengan HIV dan yang terdampak oleh AIDS menilai ketimpangan gender di Indonesia telah membuat perempuan jauh lebih rentan terpapar HIV.

“Karena ketimpangan gender dalam masyarakat kita, yang mengakibatkan perempuan masih dianggap warga nomor dua, sehingga dianggap tidak perlu tahu informasi penting berkaitan dengan diri mereka sendiri serta kerentanan mereka menghadapi berbagai masalah,” kata Koordinator Nasional IPPI, Shanti, di Jakarta, Jumat.

Lebih lanjut, Shanti menjelaskan saat ini IPPI mendampingi 250 orang perempuan yang hidup dengan HIV dan yang terdampak AIDS.

“Mereka sangat membutuhkan informasi mengenai hak-hak dan berbagai aspek kesehatan perempuan, serta dukungan dalam berbagai lapangan kehidupan baik ekonomi, pendidikan, keterampilan, sosial, yang selama ini menjadi permasalahan mereka,” katanya.

Ia menjelaskan, perempuan yang hidup dengan HIV dan terdampak AIDS kebanyakan tidak mengetahui hak-hak mereka sebagai manusia, dan khususnya sebagai perempuan, sehingga mereka tidak mendapat kesempatan untuk pendidikan dan pelayanan kesehatan yang layak, termasuk pelayanan kesehatan untuk diri mereka sendiri dan anak mereka.

“Kebanyakan mereka juga tidak mengetahui informasi yang tepat mengenai kesehatan perempuan, termasuk pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak, serta tidak mempunyai pekerjaan yang layak yang dapat menjamin kehidupan mereka serta anak-anak mereka,” kata dia.

“Kami berharap Pemerintah dalam kebijakan-kebijakannya lebih memuat sensitif gender, supaya perempuan mendapat kesempatan yang lebih baik untuk mencegah dirinya terpapar HIV,” kata Shanti menambahkan.

Hingga 31 Maret 2008 secara kumulatif kasus AIDS yang dilaporkan adalah 11.868 dari 32 provinsi, 194 kabupaten/kota. Rasio kasus AIDS antara laki-laki dan perempuan adalah 3,79 berbanding 1. Sementara cara penularan kasus AIDS adalah lewat IDU (jarum suntik) 49,2 persen, hubungan intim heteroseksual 42,8 persen, dan homoseksual 3,8 persen.

SUMBER:

KOMPAS.COM

Sebelum Radang Paru, Segera Vaksin Si Kecil

INSYA ALLAH DENGAN KID HONEY PENYAKIT PARU-PARU PADA ANAK BISA DI CEGAH DAN DIOBAT. AMIN

HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 EMAIL: binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id
===

ANGKA KESAKITAN dan kematian bayi dan balita akibat penyakit pneumonia (radang paru) yang disebabkan kuman pneumokokus sangat tinggi. Untuk menekan angka kasus penularan infeksi ini pada bayi dan balita, intervensi aktif untuk menghindari kuman pneumokokus perlu dilakukan melalui pemberian vaksin kepada bali dan balita.

Ketua Divisi Tumbuh Kembang Pediatri Sosial Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dr Soedjatmiko SpA (K), dalam media edukasi, Selasa (29/4), di Jakarta menyatakan upaya untuk menekan laju morbiditas dan mortalitas bayi dan balita perlu keterlibatan lebih besar dari komponen masyarakat, terutama orang tua, tenaga kesehatan, media massa serta pemuka masyarakat.

Pemberian vaksinasi dibutuhkan sebagai tindakan preventif yang efektif sebelum terserang penyakit berbahaya ini. Bila dilakukan perbandingan, biaya pengobatan bagi penderita IPD dengan biaya vaksinasinya terdapat perbedaan yang signifikan, sehingga perlu dilakukan usaha untuk merubah pola pikir dari pengobatan ke pencegahan.

Salah satu bentuk intervensi aktif yang dapat dilakukan adalah melalui sosialisasi dan edu kasi, baik melalui media massa maupun tatap muka. Orang tua, terutama kaum ibu diberikan pengetahuan yang cukup tentang bahaya penyakit ini dan akibat yang ditimbulkannya. Di samping itu, sosialiasi dan edukasi diharapkan akan mendorong inisiatif para ibu untuk memberikan vaksinasi kepada anaknya.

Di sisi lain, keterlibatan pemerintah dalam mensukseskan program edukasi ini sangat diperlukan sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih luas dan pada akhirnya akan menurunkan angka kematian pada bayi dan balita akibat infeksi pneumokokus. Dengan demikian manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

Sejauh ini, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan Indonesia menempati urutan keenam di dunia dengan jumlah kasus pneumonia terbanyak pada anak. Setengah dari kasus pneumonia disebabkan oleh kasus pneumokokus, sehingga diperlukan intervensi aktif untuk pencegahan dengan vaksinasi selain nutrisi yang cukup, pemberian ASI eksklusif dan zinc.

Penyakit pneumonia tergolong dalam penyakit infeksi pneumokokus yang invasif dan merupakan sekelompok penyakit yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumonia (pneumokokus). Penyebarannya melalui darah (invasif) ke organ-organ penting seperti selaput otak, paru, telinga tengah dan menyebabkan kematian utama satu juta bayi dan balita setiap tahunnya di seluruh dunia. Penyakit ini paling banyak menyerang anak-anak di bawah usia 2 tahun.

Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) WHO tahun 2007 mencatat, penyakit infeksi pneumokokus invasif merupakan penyebab morbiditas dan mortalitas yang tinggi di seluruh dunia. Penyakit ini diperkirakan menyebabkan 1 juta kematian anak-anak yang berumur di bawah lima tahun per tahunnya.

Pada Maret 2007, WHO bahkan mengeluarkan rekomendasi penting mengenai vaksin pneumokokus konjugasi (PCV-7) yaitu negara-negara di dunia harus memprioritaskan penggunaan vaksin pneumokokus konjugasi dalam program imunisasi nasional. Rekomendasi ini terutama berlaku bagi negara dengan lebih dari 50 kematian/ 1000 kelahiran hidup anak balita maupun negara dengan lebih dari 50.000 kematian balita per tahun.

Rekomendasi tersebut telah ditindaklanjuti oleh para pakar ilmu kesehatan anak bahkan di Asia pun telah dibentuk suatu kelompok kerja aliansi str ategis penyakit pneumokokus, yaitu Asian Strategic Alliance for Pneumococcus Disease (ASAP) yang diwakili oleh dokter anak di Asia termasuk Indonesia. Bagi negara-negara berkembang, vaksin PCV-7 merupakan prioritas utama yang dapat diintegrasikan pada jadual imunisasi rutin dan sebaiknya dimulai sebelum usia 6 bulan.

Ikatan dokter anak Indonesia (IDAI) telah menerbitkan rekomendasi dan petunjuk pemakaian dari vaksin pneumokokus ini sejak bulan Juni 2006 yang lalu. Vaksin Pneumokokus ini mulai diberikan pada usia 2 bulan, 4 bulan dan 6 bulan dan diberikan 1 dosis lagi pada usia 12 – 15 bulan sebagai booster / penguat. Pemberian vaksinasi IPD ini dianjurkan sedini mungkin untuk dapat meningkatkan efektifitas sehingga proteksi / perlindungannya dapat mencapai level yang optimal.

SUMBER:

http://www.kompas.com/read/xml/2008/04/29/18042184/sebelum.radang.paru.segera.vaksin.si.kecil
Evy Rachmawati
Sumber : KOMPAS